Archive for November 10th, 2012

November 10, 2012

Magic Kingdom (from Cinderella Castle to Frontierland, part 1)

Memasuki edisi terakhir petualangan kami di Disney World, malam sebelumnya sudah merasakan bahwa perjalanan esok hari akan menjadi yang terberat di antara hari-hari sebelumnya, dikarenakan park terakhir Magic Kingdom adalah yang terluas di antara lainnya, memiliki jumlah atraksi yang terbanyak dan dengan waktu buka yang terlama (kebetulan saat itu park buka mulai dari jam 8 pagi sampai 12 malam). Pula kami sudah bertekad belum akan melangkah pulang jika jam di istana Cinderella belum berdentang 12 kali.

Jumlah total atraksi yang ada di park ini berjumlah 41 buah (walaupun tidak semua cukup menarik untuk dikunjungi IMO), terpencar di 6 area, seperti: Main Street USA, Adventureland, Frontierland, Liberty Square, Fantasyland, dan Tomorrowland. Coba bandingkan dengan parkpark lain, seperti Hollywood Studios yang hanya memiliki 18 atraksi, Animal Kingdom dengan 21 atraksi, dan paling banter Epcot pun cuma ada 23 atraksi. Belum lagi mulai tahun 2014 akan ada 1 area baru, yaitu New Fantasyland, yang saat kami di sana masih dalam tahap pembangunan, walaupun ada beberapa atraksi yang mulai menerima pengunjung.

Cinderella Castle

Center of interest di Magic Kingdom ini tentu saja Cinderella Castle! Sekaligus jadi icon dari park ini.

Cinderella Castle, the icon of Magic Kingdom

Dengan sederetan Disney Princesses lineup, kenapa castle ini dinamakan Cinderella Castle? Sebab pastinya saya tidak tahu, tetapi yang pasti, mozaicmozaic yang ada di dinding istana memang diambil dari adaptasi dongeng “Cendrillon” yang digubah Charles Perrault itu.

salah satu contoh mozaik kaca di Cinderella Castle

Di dalam istana, terdapat Bibbidi Bobbidi Boutique, di sini anak-anak perempuan kecil bisa minta didandani layaknya Disney Princess. So, this is where those little princesses I saw before coming from. Sayangnya kami tidak bisa mengintip ke dalam, keburu diusir keluar oleh Disney cast member, hehehe… Ada juga Cinderella Royal Table, restoran yang begitu diminati calon pengunjung Disney World hingga untuk dining kudu reservasi jauh sebelum hari kedatangan, kabarnya hingga 3 bulan sebelumnya *wow*.

the romantic spot to take pictures in front of the Cinderella Castle, pasangan bule biasanya diminta saling berciuman kala berfoto di sini

Di jam-jam tertentu di depan istana juga digelar pertunjukan musikal Dream Along With Mickey.

pengunjung harus rela berdiri buat menonton stage yang ini

Walt Disney World Railroad

Sebenarnya pertama kali sampai park ini, saya tidak langsung bertandang ke Cinderella Castle. Sesuai tips di blog kemarin, saya berencana langsung menuju ke area Frontierland. Karena Magic Kingdom sebegitu luasnya, disediakan kereta untuk menghubungkan 1 area ke area yang lain. Station ada di: area Main Street USA, area Frontierland (yang berniat ke area Adventureland bisa turun di station ini), dan area Fantasyland (ke area Tomorrowland? Bisa juga turun di station ini).

here’s the train comes! toot toot…

Big Thunder Mountain Railroad

Pernah naik wahana Alap-Alap di Dufan? Nah, wahana di area Frontierland ini mirip dengan coaster itu. Keseluruhan lintasan coaster berada di ruang terbuka, melaju dengan kecepatan tinggi dan terpaan angin dingin nan segar semestinya bisa membuat raga yang kuyu menjadi cerah kembali. Khususnya buat yang baru bangun tidur dengan kaki pegal-pegal, mata panda dan berharap tidak harus berjalan jauh lagi hari ini hehehe. O ya, coaster yang ini less intense banget, ga ada yang namanya lintasan putar balik 360 derajat.

segeeerr…

Tom Sawyer Island

Dikarenakan wahana yang semula akan saya datangi ternyata ditutup karena sedang ada maintenance, akhirnya diputuskan untuk mendatangi pulau kecil milik si bengal Tom Sawyer ini dulu. Kenal Tom Sawyer? Saya dulu sempat tahu karakter ini, karena kebetulan pernah baca komik Huckleberry Finn, saduran dari cerita asli karangan Mark Twain itu. Karakter Huck Finn sendiri merupakan spin off dari cerita Tom Sawyer. Pulau yang saya datangi digambarkan sebagai pulau tempat mereka beserta gangnya yang bengal melakukan kenakalan-kenakalan kecil khas anak-anak. Di sana ada benteng, terowongan rahasia di bawah tanah, barrel bridge, dll. Anak-anak yang datang ke sini pasti senang bermain. I knew I would 🙂

nemuin Tom Sawyer harus naik getek dulu

salah satu dari 3 terowongan tempat main Tom Sawyer

pulihkan kantuk sejenak sambil memandang miniatur Mississippi River

sayang ga sempat naik steamboat yang ini

Kaya bentengnya Kapiten Pattimura ya?

wajah bengalnya keliatan banget di sini

Splash Mountain

Inilah wahana yang sebelumnya sempat ditutup, untungnya pas dibuka kembali, fasilitas FASTPASS yang saya ambil sebelumnya masih bisa terpakai, bisa langsung skip the queue line, siap-siap untuk langsung naik ke wahana. Rasanya tidak perlu cerita panjang-lebar soal wahana ini, mirip sekali dengan Niagara-gara di Dufan, pasti tahu kan?

Wahana ini diinspirasikan dari cerita Disney yang lain, Brer Forest. Ha? Kedengaran asing ya? Biasanya cuma ada 1 halaman di komik Donal Bebek sih, menceritakan Kelinci, Serigala, dan Beruang akal-akalan di hutan tanpa nama.

Bedanya dengan Niagara-gara yang ada di Dufan, sebelum benar-benar dicemplungkan, perahu diputar-putar dulu di Brer Forest, melihat diorama yang menggambarkan polah Brer Rabbit, Brer Fox dan Brer Bear di Brer Forest (jadi ingat semua komik Donal Bebek yang pernah kubaca dulu di waktu kecil). Pernah pula, sempat merasa akan mendekati ujung perjalanan, dan siap untuk terjun, eh ternyata baru pemanasan aja, siyal.

Perhatikan ekspresi kami, hahaha, pas dicemplungin beneran malah ga siyap…

dem, pas dicemplungin beneran, ga bilang-bilang pula

bersambung ke part 2

Advertisements
Tags:
November 10, 2012

Hollywood Studios

Istirahat di hotel lebih cepat (hari sebelumnya hanya berkunjung ke Animal Kingdom yang sudah tutup jam 6 sore) ternyata tidak begitu membantu memulihkan kaki yang mulai pegal. Bagaimana tidak? 2 hari full dihabiskan terus berjalan keliling park yang luasnya tidak bisa dibilang kecil. Terbersit pikiran untuk sewa scooter yang di sana banyak digunakan oleh oma, opa yang bertandang ke sana, tapi… anu… (berat di ongkos juga ding, hehehe)

Eh, tapi omong-omong soal oma-opa, saat di Disney World dari awal sampai akhir, sering sekali ketemu oma dan opa yang sedang berlibur di sana, dan lebih mengherankan lagi, tanpa ditemani sanak berusia lebih muda. Datang sendiri! Wow, saya sepertinya tidak punya pikiran sama sekali kala saya renta kelak, masih menyempatkan diri datang ke Dufan… (menurut dikau?)

But without further ado, langsung saja kita ciao menuju park ketiga yang dikunjungi selama di Disney World Orlando, Hollywood Studios!

Di situ ikonnya apa? Topi yang dipakai oleh Mickey Mouse di Disney’s Oscar winning movie, Fantasia! <— jebakan umur banget…

*wkwkwk* sudah bajak blog, numpang nampang pula!

Sama seperti parkpark yang lain, Hollywood Studios juga terbagi menjadi beberapa area, kaya: Hollywood Boulevard (di sini sepanjang jalan, isinya toko cindera mata semua), Echo Lake, Streets of America, Pixar Place (yay, Pixar!), Mickey Avenue, Animation Boulevard, dan Sunset Boulevard (ber-setting Hollywood sekali kalau yang ini)

Salah satu tips yang saya dapatkan sendiri selama di sini adalah, datang sepagi mungkin dan langsung ke wahana yang “katanya” the most interesting around, mumpung masih sepi dan belum banyak saingan. Pengunjung baru nampak ramai (sekali) selepas jam 11 siang. Berbekal tips yang mungkin saja salah tadi, saya langsung meluncur ke Sunset Boulevard, ke wahana…

Rock ‘n’ Roller Coaster Starring Aerosmith

Datang ke US salah satu niat bulat saya adalah menaiki semua roller coaster yang bisa dijumpa, kedengaran rada aneh, tapi mengingat fakta bahwa di Indonesia cuma ada 1 roller coaster: Halilintar di Dufan, pasti bisalah maklum dengan niat saya yang satu ini. Dibumbui kehadiran the rock stars, Aerosmith dengan front man-nya, Steve Tyler, roller coaster juga tersedia di park yang satu ini.

tampak luar seperti gedung bioskop biasa

IMO, lintasan roller coaster yang ini tidak semenarik kalau ditimbang dengan roller coaster Expedition Everest di park sebelumnya, mungkin karena seluruhnya indoor, kondisi nir-cahaya, sehingga sensasi yang ditimbulkan sedikit teredam. Walaupun begitu, satu feel tertinggal dari coaster ini, saat tarikan kencang di awal. Di awal lintasan, pengunjung dibiarkan terbuai tenang duduk dengan euforia-nya masing-masing, kemudian tiba-tiba *duar* dalam satu titik, car melaju langsung dengan kecepatan tinggi (ke dalam lorong yang gelap pula), bagaimana tidak ser-seran?

Pula, sekilas, di tengah-tengah kecamuk anxiety, kilatan cahaya sempat terlihat di depan. Benar dugaan saya, di ujung lintasan saya mendapati ekspresi kaget saya itu dengan manisnya dipampang di counter foto dekat pintu keluar, bisa didapatkan dengan harga USD 15 *sigh* Pasang wajah tidak kenal, saya pun berlalu.

saat pembuaian itu…

The Twilight Zone Tower of Terror

Diilhami dari serial TV ternama di tahun 50an, sebenarnya dari kejauhan pun nampak jelas apa yang diperbuat wahana tersebut ke setiap pengunjungnya. Diangkat tinggi di atas permukaan tanah, kemudian tiba-tiba dijatuhkan begitu saja tanpa ba bi bu. Kami sempat gamang naik atau tidak, pengunjung yang menjerit-jerit (hal yang sebenarnya hampir tidak pernah didengar selama di sana) pula menambah level keengganan kami. Naik adalah putusan final kami berdua, walau lebih ke alasan tak mau rugi bayar mahal sih 🙂

Keputusan yang kami syukuri sampai sekarang… Tower of Terror adalah satu-satunya wahana Disney World yang kami naiki sampai dua kali, dan become our most favored attraction of all ^^

senaaaaang, kata istri saya

Beauty and the Beast-Live on Stage

Masih dalam satu area di Sunset Boulevard, ada panggung yang setiap 1,5 jam sekali mementaskan pertunjukan Beauty and the Beast musikal a la Broadway . Langsung ke foto-fotonya aja ya…

tarian teman-teman Gaston

tarian para sendok

Belle dan sang pangeran

Kesannya? Lumayan buat pemanasan sebelum nonton theater yang sebenarnya di Broadway 🙂

Toy Story Midway Mania!

Khatam di Sunset Boulevard, saya pun melangkahkan kaki ke area Pixar Place. Tujuan utama, Toy Story Midway Mania!! Di sinilah saya merasakan antrian terlama sepanjang sejarah visiting Disney World, 2 jam! Ingin memanfaatkan fasilitas Disney FASTPASS juga percuma, karena petugas di sana memberi info tiket Fast Pass untuk hari ini telah habis didistribusikan di hari sebelumnya. Alamak!. Pasrah, saya dan istri pun ikut mengantri, sambil MAKAN SIANG! ^^

liat tuh, menu lunch kami salah satu burger amerika ternama dengan inisial mcd

Saking lamanya antri, saya juga sempat berfoto dengan poster Wanted Mr. Potato Head dan Mr. Potato Head sendiri (yang ini tak terupload karena gelap).

Wanted! Mr. Potato Head and his primate

Saya tidak mengerti alasan wahana ini sangat diminati sebegitu masifnya. Mungkin karena Toy Story juga franchise tersukses yang pernah dirilis oleh Pixar.

Untuk dapat menikmati wahana, pengunjung dibekali kacamata 4D, diminta menaiki car yang dilengkapi dengan sebuah pistol yang ditarik (huh?), ah, ternyata shooting range with 4D! Final result: skor saya 2 x istri, tapi akurasi 1/2 x dia, hehehe, gain something lose something ya?

nah, car nya semacam ini

Honey, I Shrunk the Kids Movie Set Adventure

at Streets of America

Salah satu taman bermain anak-anak yang ada di area Streets of America. Mereka bisa puas bermain di sini, kejar-kejaran, main perosotan, dll. Di sini semua alat bermainnya berukuran serba besar, tentu saja, ingat filmnya kan?

Star Tours-The Adventures Continue

bergaya sebelum mabuk

Dengar kabar Lucasfilm diakuisisi Disney belakangan ini? Melihat 2 franchise utamanya (Star Wars plus Indiana Jones) mejeng di seputaran area Echo Lake, dijamin kabar tersebut terasa tidak terlalu mengagetkan.

Menjanjikan petualangan dalam format 3D, saya melangkah pasti ke arah wahana Star Tours, apalagi saat menonton TV di hotel, juga ditahbiskan as a Must-Do Attraction at Hollywood Studios, this must be good, I said that time. Pula dengan kabarnya, ada 15 skenario berbeda, sehingga pengunjung yang naik akan mendapat experience yang berbeda tiap kali kesempatan.

Menaiki sebuah vessel dipiloti oleh C3PO accidentally (skenario yang terbilang sangat sering dijumpai di script comedy Hollywood), pengunjung dibawa mengarungi angkasa luar a la Star Wars, balapan liar di Tatooine bersama little Anakin, memasuki lorong-lorong labirin Death Star, dihadang oleh Darth Vader himself, hingga melaju dengan kecepatan hyperspace.

sang pilot dadakan, C3PO

Kenyataannya, sekeluar dari wahana tersebut, perut terasa mual, entah mengapa closed-indoor attractions selalu menimbulkan efek sisa yang tidak nyaman. Sekali coba, cukuplah, ga lagi-lagi.

Pixar Pals Countdown To Fun! Parade

Melewatkan parade karakter Disney di Animal Kingdom hari sebelumnya membuat saya agak kecewa, karena itu saya bertekad menunggu parade di Hollywood Studios ini lebih awal, sekaligus menghilangkan penat sehabis wahana Star Tour tadi. Dan penantian itu berbuah, saya terhibur sebuah parade menarik dengan iringan lagu yang up-beat dan energizing, karakter-karakter Pixar yang ikut dalam parade pun terbilang cukup komplet! Enjoy…

Elastigirl and Frozone

Mr. Incredible

Flik and Princess Atta

Heimlich

Remy

Boo and hmmm, monster?!??

Russell!!! and Dug

Woody

The Great Movie Ride

silahkan di-googling, mirip tak dengan bangunan aslinya?

Satu-satunya wahana yang ada di area Hollywood Boulevard, penampakan luar mirip miniatur Grauman’s Chinese Theatre yang aslinya ada di Hollywood Boulevard, Hollywood, CA. Bertemakan film, pengunjung diajak berpetualang menyusuri scene dan moment kenangan film-film klasik terlaris sepanjang sejarah Hollywood (sebagian besar belum pernah saya dengar sebelumnya, hehehe).

Lumayan bikin deg-degan pas melewati scene dari film Aliens. Terbayang Sigourney Weaver sedang meringkuk menunggu disergap alien seram itu, brrrr…

Lights, Motors, Action! Extreme Stunt Show

Saat melewati area Streets of America sebelumnya, suara letusan dan deru mobil terdengar dari kejauhan, ternyata saat itu pertunjukan stuntman yang satu ini sudah running, dan saya dianjurkan datang kembali pada jam pertunjukan berikutnya. Selama 40 menit, saya dihibur oleh pertunjukan stuntman kebut-kebutan mobil, motor, jet ski yang biasanya dilakukan dalam film-film action kelas Hollywood.

Selain itu, rahasia-rahasia stunt bermobil juga dibeberkan di sini, seperti:

1. Pernah lihat mobil melompati jembatan dan mendarat sempurna di seberang sambil melaju mundur? Jika benar-benar dilakukan, dijamin mobil cuma akan nyungsep karena laju saat mundur tidak cukup menghantar mobil melompat sampai ke seberang. Hollywood mengakalinya: menempatkan body mobil terbalik. Jadi alih-alih, melompat dengan benar-benar mundur, mobil dikemudikan biasa, hanya body-nya saja yang dipasang terbalik. Persepsi penonton ditipu. Simpel kan?

2. Remote controlled car. Saya sempat tergelak saat mereka membuka rahasia soal ini, karena terlebih dahulu mereka benar-benar meyakinkan mobil semacam itu benar-benar ada dengan: (1) sempat minta bantuan penonton ikut cek benar-benar tidak ada pengemudi di dalam mobil, dan (2) minta 1 orang sukarelawan anak-anak agar mengendalikan mobil tersebut dengan radio controlled device. Awalnya berjalan lancar, tapi pada saat mobil dikemudikan oleh si anak berjalan tak terkontrol dan hampir masuk ke dalam kolam, tiba-tiba mobil tadi berubah arah sendiri dan menampakkan seorang pengemudi yang ditempatkan “menggantung” di luar pintu mobil yang tidak terlihat oleh sisi penonton. Dia lah yang selama itu menjalankan mobil. Saya merasa bodoh saat itu.

Hehehe… itu saja yang teringat di pikiran.

kebut-kebutan inilah yang bikin kebisingan di siang itu

Lightning McQueen, yang ternyata lambat jalannya

The Magic of Disney Animation

Di sini pengunjung beroleh cerita bagaimana animator-animator Disney menghidupkan karakter-karakter Disney mulai dari tahap desain, menggambar dan menyulih suara, dibawakan dengan lucu oleh salah satu cast member Disney ditimpali sesekali oleh si naga Mushu! (ajaib, cast member itu benar-benar hafal kapan Mushu akan menimpali ucapan dia)

Ini juga merupakan lokasi Character Greeting di Hollywood Studios. Kami menyempatkan diri berfoto bersama Mickey Mouse The Sorcerer’s Apprentice.

Us with Mickey The Sorcerer’s Apprentice

Sebenarnya setelah itu, saya masih menantikan Fantasmic!, pertunjukan kembang api yang biasanya digelar malam hari di Hollywood Studios. Tapi sayang sekali, di saat yang bersamaan, bertepatan dengan hurricane Sandy berada dekat sekali dengan Orlando, yang walaupun tidak ada efek langsung, mendatangkan angin yang cukup kencang kala itu.

Dengan alasan keamanan, pihak Disney membatalkan pertunjukan kembang api dan memberikan ganti memberikan Extra Magic Hour selama 1 jam lagi bagi para pengunjung. Di sisa waktu tersebut, kami memutuskan untuk naik Tower of Terror sekali lagi, dan dengan alasan menghemat penggunaan kaki untuk keesokan hari, melangkah pulang istirahat terlebih dahulu. Gempor!

Tags: