Cerita Seputar Titipan

Black Friday lalu saya dititipi 2 orang teman berbelanja beberapa item. Ada yang rencananya untuk dijual lagi, ada juga yang untuk dirinya sendiri. Sebenarnya saya diajak untuk ikut berjualan Bath and Bodyworks. Tapi terus terang saya tidak punya jiwa dagang. Saya kuatir nanti barangnya kurang diminati sehingga tidak laku, uang mandeg, belum lagi perkara ikut dipusingkan kalau bermasalah dengan pengiriman, atau kena tagihan bea cukai yang merepotkan, duh.. Mending uangnya diinvestasikan suami di reksadana atau buat trading saham deh.

Long story short, hari ini paket titipan teman sudah siap dikirim. Bisa melalui kurir skala internasional yang biasa kita dengar di Indonesia, seperti FedEx, DHL atau UPS atau bisa juga melalui layanan pos US, biasa disebut USPS (US Postal Service). Dari pengalaman teman yang sudah pernah mengirim barang ke Indonesia sebelumnya, layanan kirim yang dipunya USPS sepertinya yang termurah dan cukup reliable. Di Indonesia pun, paket, apabila terkena cukai, bisa diambil di kantor pos Indonesia yang ditunjuk (di Jakarta di Kantor Pos Pasar Baru).

Awalnya saya ingin mencoba layanan USPS Priority Mail Flat Rate dan USPS First Class International. USPS First Class adalah yang termurah yang ditawarkan oleh USPS. Tapi ternyata berat paket yang dikirim melebihi batas maksimum, yaitu 4 lbs (sekitar 1,8 kg). Sebenarnya perbandingan antara kedua paket ini juga tidak apple to apple sih karena yang satu minta pakai asuransi dan yang satunya lagi tidak.

Khusus layanan Flat Rate, USPS tidak mempedulikan timbangan paket, asalkan seluruh barang yang akan dikirim bisa dimasukkan ke dus default yang mereka sediakan (ada 3 ukuran: Small, Medium, Large) dan tidak melampaui berat maksimum yang telah ditetapkan untuk masing-masing ukuran. Dan dus-dus ini gratis!

 ambil gratis di kantor, rakit sendiri di rumah

ambil di kantor USPS terdekat, rakit sendiri di rumah

Setelah saya cek, untuk ukuran medium, flat rate ke Indonesia sebesar 47.95 USD dan berat maksimum yang diperbolehkan 20 lbs (atau sekitar 9 kiloan). Keputusannya: salah satu paket akan saya kirimkan menggunakan paket ini.

diambil dari web usps

diambil dari web usps

Sedangkan paket yang satu lagi saya kirim dengan dus sendiri, kebetulan memang tidak muat dimasukkan dalam dus default USPS ukuran Medium. Untuk paket yang kedua, setelah ditimbang di USPS kurang lebih sama beratnya (antara 5-6 lb), dikenakan biaya 52,70 USD. FYI, biaya kirim, asuransi beserta nilai barang yang dikirim berpengaruh besar saat perhitungan bea cukai yang akan dikenakan oleh Bea Cukai di Indonesia. Tapi untuk urusan ini, saya lepas tangan, karena saya hanya sampai membelikan dan mengirimkan barang saja. Setelah itu merupakan tanggungan yang di Indonesia.

Ada sedikit kejadian mengesankan hari ini. Sekeluar dari kantor USPS suami saya punya ide untuk memotret saya di luar gedung. Jadilah saya berpose begini

di depan USPS

di depan USPS

Setelah kami melangkah menjauh tiba-tiba seorang old lady memanggil kami.

Do you want me to take your picture? I saw you.. I can help you 🙂

Wuah! Saya betul-betul tak menyangka mendapat tawaran manis dari beliau. Belakangan saya perhatikan ternyata sang old lady ini sedang di dalam mobil yang parkir di depan USPS dan dia TURUN dari mobilnya untuk menawarkan diri memotretkan kami!

“Thank you, lady… Very nice of you! Thank you!” I said

this nice pic was taken by a very nice woman

this nice pic was taken by a very nice woman

Advertisements
Tags:

One Trackback to “Cerita Seputar Titipan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: