Archive for July, 2013

July 19, 2013

Matchbox Twenty

Beberapa minggu yang lalu saya iseng mengecek jadwal konser beberapa artis seperti U2, Bon Jovi, Linkin Park sampai Matchbox Twenty. Begitu tahu kalau Matchbox Twenty akan mengadakan konser di Saratoga Springs, sekitar 2,5 jam dari Syracuse, saya mengajak suami untuk nonton. Untunglah selera musik kami berdua sama jadi suami juga tidak merasa terpaksa untuk nonton.

Konser Matchbox Twenty kali ini bukan hanya diisi Rob Thomas dan kawan-kawan. Mereka menggandeng Goo Goo Dolls juga! Whoa, siapa sih yang tidak tahu Iris, soundtrack City of Angels itu.

IMG-20130626-00877

Konser dimulai tepat waktu. Pukul 7 malam artis pembuka, Kate Earl, tampil. Saya dan suami yang memang tidak tahu siapa itu Kate Earl hanya duduk-duduk manis saja. Wong sama sekali tidak kenal lagunya, hehehe.. Pukul 8.15 Goo Goo Dolls mengambil alih panggung. Wah itu John Rzeznik makin cakep saja, hahaahaha..

IMG-20130626-00885

IMG-20130626-00889

IMG-20130626-00891

IMG-20130626-00894

IMG-20130626-00897

Goo Goo Dolls tampil selama kurang lebih 1.5 jam. Saya suka gaya sang vokalis memulai lagu-lagunya. Dia sedikit berbincang mengenai lagu yang akan dibawakan. Goo Goo Dolls baru saja mengeluarkan album barunya beberapa hari sebelumnya jadi ada lagu yang masih asing. Tapi John sedikit bercanda “Sing along with us, if you don’t know.. just fake it.. make us feel better”. Hahahaha..

Setelah Goo Goo Dolls selesai, panggung dibersihkan, alat musik Goo Goo Dolls diboyong pergi dan diganti dengan perlengkapan milik Matchbox Twenty. Rob Thomas memulai konser dengan lagu Parade dari album North. Berturut-turut mereka memainkan hit mulai dari She’s So Mean, Bent, 3 AM, Unwell, If You’re Gone dan lain-lain. Lagu favorit saya, ‘Leave’, tidak dimainkan :(. Memang sih Leave itu lagu lama, apalagi tidak terlalu populer. Lagu lain yang saya tunggu-tunggu tapi tidak dimainkan adalah Overjoyed.

IMG-20130626-00907

IMG-20130626-00912

IMG-20130626-00913

IMG-20130626-00914

IMG-20130626-00915

IMG-20130626-00916

IMG-20130626-00917

IMG-20130626-00920

IMG-20130626-00930

IMG-20130626-00931

Matchbox Twenty memang keren! Saya sangat menikmati konser tersebut. Rasanya puas ikut bernyanyi dan menggoyangkan badan mengikuti lagu-lagunya. Selain itu juga saya tidak kecewa dengan band ini, apa yang ditawarkan di CD-nya sama persis dengan versi live. Suara Rob Thomas di panggung sama persis dengan rekaman, ditambah Rob tidak pernah kepayahan dalam menyanyi. Saya pernah mendengar band lain di Youtube dan agak kecewa sewaktu mengetahui sang vokalis beberapa kali kehabisan napas.

Mungkin ada juga yang merupakan penggemar Matchbox Twenty?

Advertisements
Tags:
July 17, 2013

Atlantic City, New Jersey

Kota Atlantic City masuk dalam agenda kunjungan kami karena penasaran seperti apa kira-kira kota yang mengkhususkan diri pada judi seperti Las Vegas ini. Sewaktu kami sampai di sana sedang mendung gelap sekali.

2013-06-27 20.21.02

Ternyata kota ini tidak seperti bayangan kami. Sepi dan jauh dari gemerlap, tidak seperti Las Vegas.

2013-06-27 20.30.30

2013-06-27 20.56.32

2013-06-27 20.59.22

2013-06-27 21.04.43

Keramaian Atlantic City hanya ditemukan di pinggir pantai, tepatnya di area Steel Pier. Steel Pier adalah pasar malam yang berisi beragam permainan mulai dari roller coaster, komidi putar sampai dengan arena menembak boneka.2013-06-27 22.30.26

2013-06-27 21.43.01

2013-06-27 22.28.02

Mungkin daya tarik Atlantic City memang hanya di hotel dan casino ya jadi di area lain terkesan sepi sekali. Kalau memang niat berjudi, monggo mampir ke kota pinggir pantai ini 🙂

 

Tags:
July 15, 2013

Niagara Falls, New York

Walaupun Niagara Falls letaknya hanya sekitar 2,5 jam perjalanan bermobil dari Syracuse tapi sampai dengan kemarin kami belum pernah sekalipun jalan-jalan ke sini. Padahal ke Florida sudah, ke Arizona dan California juga sudah, eh malah yang dekat di State New York belum dikunjungi. Berkali-kali mau ke sana tapi dulu terhambat musim gugur lalu dilanjut musim dingin. Bukan apa-apa, tapi di Niagara Falls temperaturnya bisa jauh lebih dingin ketimbang Syracuse normalnya (mungkin karena banyak sekali air di sana kali ya jadi dingin banget), bayangkan saja di Syracuse winter-nya sedingin itu apalagi di Niagara Falls. Tak terbayangkan.

Kali ini seorang teman S2 LN BRI mengajak janjian bertemu di Niagara Falls. Kami yang memang berencana sewa mobil untuk pulang dari Michigan mengiyakan ajakan tersebut. Jadi setelah makan-makan kopdar bersama Ine di Zingerman’s, kami melanjutkan perjalanan 6 jam ke Niagara Falls. Kami memilih untuk menginap di Niagara Falls karena kebetulan di sana banyak Inn yang per malamnya lebih murah ketimbang hotel, tidak semahal di Buffalo, tetangga Niagara Falls.

Niagara Falls ini terletak di perbatasan antara Amerika dengan Kanada. Untuk melanjutkan perjalanan ke Kanada bisa melalui Rainbow Bridge. Sebenarnya ingin juga sih lanjut ke Kanada. Berhubung belum punya visa Kanada, jadi ya sudahlah kapan-kapan saja. Dilihat dari kejauhan, ternyata antrian masuk kembali ke AS panjang sekali, pemeriksaan imigrasi masuk ke AS memang lebih ketat ketimbang masuk ke Kanada. Fiuuh, untung juga tidak memutuskan pergi ke sana.

Beberapa tempat yang bisa dikunjungi di Niagara Falls antara lain aquarium, art museum, Cave of the Winds, state park, Maid of the Mist Boat Tour dan tentu saja air terjun. Masing-masing obyek, kecuali state park memerlukan tiket masuk dengan harga yang sudah tercantum di website Niagara Falls.

Untuk parkiran resmi Niagara Falls State Park diberlakukan tarif USD 10 seharian full, tapi kita juga bisa parkir mobil di dekat One Niagara Center yang cuma USD 5 sehari. Minusnya, lahan yang disediakan tidak terlalu luas, jadi ada kemungkinan apabila sampai di sana terlalu siang sudah tidak kebagian tempat lagi.

Saya dan teman-teman memutuskan ikut tour dengan naik boat setibanya kami di lokasi. Tiket untuk naik boat tour Maid of the Mist sebesar USD 15.5 per orang, sudah termasuk pajak. Dengan menaiki boat, pengunjung diajak mendekati 2 air terjun yang ada di Niagara Falls State Park, American Falls dan Horseshoe Falls. Lumayan dekat, sampai-sampai terasa seperti kehujanan. Walaupun kami sudah mengenakan jas hujan yang disediakan cuma-cuma oleh pengelola, tetapi tetap saja seluruh tubuh basah kuyup. Rasanya seperti kena badai! O iya, boat tour yang satu ini tidak berjalan selama winter ya, jadi itu pula alasan tambahan kami menunda rencana pergi ke sini.

 tiket naik Maid of the Mist

tiket naik Maid of the Mist


 American Falls ada di belakang kami

American Falls ada di belakang kami


 di depan Horseshoe Falls, keliatan basah kuyubnya kan?

di depan Horseshoe Falls, keliatan basah kuyubnya kan?

American Falls adalah salah satu air terjun yang ada di Niagara Falls, selain Horseshoe Falls. Bentuknya lebih kecil, seperti layaknya air terjun biasa, hanya kapasitas airnya membahana jadi terlihat megah sekali. Kalau dari tingginya sih di luar ekspektasi saya sebelumnya, yang menyangka bakal jauh lebih tinggi daripada ini. Untuk mengamati American Falls lebih dekat, kita bisa mengunjungi Observation Deck yang tiketnya sudah sepaket dengan Maid of the Mist. Di sana kita menaiki menara yang cukup tinggi dilengkapi dengan anjungan yang memungkinkan kita mengambil foto American Falls dari dekat.

 American Falls (depan) dan Horseshoe Falls (belakang) dari Observation Deck

American Falls (depan) dan Horseshoe Falls (belakang) dari Observation Deck


 foto berdua di depan American Falls

foto berdua di depan American Falls

Atau bisa juga dengan hiking naik tangga ke Lower Gorge yang juga masih sepaket dengan Maid of the Mist, nah, sampai ke puncak tangga yang di sini benar-benar berasa mandi, saking dekatnya dengan air terjun, apalagi kalau hari itu pas berangin kencang, benar-benar seperti di tengah hujan badai. Siap-siap baju ganti ya kalau ada niat ke sini.

Sebenarnya masih ada lagi, Cave of the Winds, terletak di seberang Lower Gorge, hanya saja karena sudah paket terpisah dan kami punya keyakinan kalau itu tidak jauh berbeda dengan Lower Gorge, kami memutuskan untuk tidak ke sana, mungkin lain waktu.

Air terjun yang satu lagi, Horseshoe Falls, terletak jauh dari American Falls. Lebih besar dan berbentuk seperti tapal kuda, untuk mencapainya kita bisa berjalan kaki (yang tentunya akan memakan banyak waktu dan melelahkan) atau kita bisa naik Niagara Falls Trolley. Untuk naik trolley ini, tarifnya per orang USD 2 untuk seharian. Mirip seperti shuttle bus lah. Setelah sampai di sana, pemandangan yang tersedia jauh lebih bagus ketimbang American Falls, cuma sayangnya kita tidak bisa menengok dari dekat, karena saking besarnya, percikan air yang ditimbulkan bisa jadi jauh lebih dahsyat dan sampai taraf yang membahayakan pengunjung (mungkin).

 Horseshoe Falls, terlihat lebih ganas kan?

Horseshoe Falls, terlihat lebih ganas kan?


 mendekati Horseshoe Falls

mendekati Horseshoe Falls


 kalo ini yang bener-bener deket...

kalo ini yang bener-bener deket…

Melihat foto-foto di atas, kelihatan kan kenapa orang lebih banyak ke sisi Kanada saat datang ke Niagara Falls? Karena dari sisi Kanada kita bisa mengambil foto persis dari depan air terjun, tidak seperti kalau kita datang dari sisi AS, kita hanya bisa mengambil foto dari samping saja. Ditambah juga di sana terlihat lebih komersial dengan menempatkan hotel-hotel berbintang dan kasino persis di bibir ngarai Niagara Falls.

 Niagara Falls sisi Kanada (seberang), penuh dengan hotel berbintang dan kasino

Niagara Falls sisi Kanada (seberang), penuh dengan hotel berbintang dan kasino

Sedikit tips untuk yang ingin berkunjung ke Niagara Falls: kalau memungkinkan jangan mengenakan sepatu keds lengkap dengan kaos kaki karena akan basah. Berjalan-jalan dengan sepatu basah sangat tidak nyaman, jadi lebih baik mengenakan sandal atau sepatu crocs yang lebih cepat kering.

July 13, 2013

Ann Arbor, Michigan

Akhirnya sampai juga di kotanya Ine. Siapa sangka yang berawal dari komen-komenan di blog trus bisa janjian ketemu? Waktu ke Chicago beberapa bulan lalu sebenarnya sudah janjian bertemu, tapi karena tidak bisa mencocokkan jadwal masing-masing, jadinya batal deh. Nah kali ini waktu kami agak longgar, ditambah teman yang mengajak ke Ann Arbor kebetulan membawa kendaraan, jadi bisa fleksibel deh.

Hari itu diawali dengan menemani sang teman daftar ulang untuk summer program. Selama menunggu jelas dimanfaatkan dengan foto-foto di area kampus University of Michigan.


Ine mengusulkan dua tempat pertemuan, di Angelo’s atau Zingerman’s. Saya sih manut sama tuan rumah saja, dipilihkan yang mana saja juga mau. Akhirnya Ine mengusulkan di Zingerman’s karena suasana lebih khas. Setelah agak molor sedikit (duh maaf ya Ine 😦 ) akhirnya kesampaian juga kopdarnya. Zingerman’s sendiri, seperti Ine bilang, suasananya memang khas dan unik. Dari luar tidak terlihat kalau ini kedai sandwich. Sepi-sepi saja. Begitu masuk ke dalam.. waaah ramai sekali. Penataan ruangannya pun unik dan tidak biasa.

Zingerman's tampak luar

Zingerman’s tampak luar

interior

interior

interior

interior

cheeeeers

cheeeeers

Thanks banget atas waktunya ya Ine & Sandy. Sampai ketemu lagi 🙂

Tags: