Perpustakaan Mini di Apartemen Kalibata City

“Kalau kita punya rumah nanti aku maunya ada perpustakaan kecil buat nyimpen komik-komikku.” kata suami saya beberapa tahun yang lalu. Saya juga punya impian yang sama: punya ruangan kecil yang khusus dijadikan ruang penyimpanan dan sekaligus ruang baca yang nyaman.

Begitulah, pada akhirnya setelah punya dana yang cukup, kami mulai kasak kusuk untuk mewujudkan rencana jadi kenyataan. Saya ingat suatu saat pernah kesasar ke postingan sebuah blog yang merekomendasikan temannya dalam mendesain dan sekaligus membantu mereka dalam renovasi. Kebetulan kami juga punya apartemen yang sama persis dengan unitnya Tere, si empunya blog. Tanpa ragu saya segera kontak nomor HP yang disebutkan di posting tersebut.

Singkat cerita saya pun janjian ketemu dengan pihak Casa Lunanta untuk membicarakan keinginan, desain dan tentu saja budget untuk apartemen kami ini. Saya bilang kalau kami ingin desain yang bukan template dan sesuai dengan keinginan kami termasuk adanya sebuah ruangan khusus untuk dijadikan perpustakaan mini.

Coret punya coret, setelah sedikit revisi dari suami, kami pun sepakat dengan desain yang ditawarkan. Wah sewaktu melihat karya Casa Lunanta saya rasanya tak sabar untuk melihat hasil akhirnya. Coba deh dilihat sendiri

Saya langsung jatuh cinta! Apalagi sewaktu mbak Mayang dari Casa Lunanta memberi contoh hasil karyanya di tempat lain dan diterapkan di tempat saya supaya memudahkan kami dalam membayangkan hasil akhirnya akan seperti apa.

Selang 1.5 bulan setelah pertemuan pertama saya dengan mbak Mayang, akhirnya apartemen kami pun siap ditempati. Hasilnya melebihi ekspektasi saya.. Keren banget!

Berikut ini foto-foto setelah apartemennya saya tinggali selama 2 bulan. Tentunya sekarang sudah agak padat berisi, sesuai yang punya, hihihi..

ruang tengah dan dapur

 

Trus mana perpustakaannya? Hehe.. Sabar.. Ini dia bagian rumah favorit saya: the mini library!

Trus koleksi bukunya sampai saat ini ada apa saja? Belum terlalu banyak sih, soalnya sebagian besar buku kami masih berada di rumah orang tua masing-masing jadi ya sampai sekarang baru ini saja yang ada.

 

Saya masih merasa ada yang kurang nih dengan perpustakaan mininya. Kalau lihat di blog atau pinterest-nya orang bule khan selalu ada hiasan atau dekorasi yang kreatif jadi ruangannya tidak melulu soal buku. Ah saya cari ide dulu ya supaya ruangan ini jauh lebih menarik dan hangat.

Advertisements
Tags:

18 Responses to “Perpustakaan Mini di Apartemen Kalibata City”

  1. Waaah bagus banget! Nyaman bgt keliatannya 🙂

  2. Buku buku Nick Carter mu mana mak?? Btw, iri deh perpustakaannya.. Perpustakaan di rumah malah kayak gudang

  3. Bagus… Asik ya ada library nya…

  4. Itu GANTZ nihongo apa bhs.Indonesia?
    Lengkap juga GANTZnya Pak Yoga….

    Dekorasinya yg off mainstream dul…
    Di lemarinya taburin nasi, jadi nanti banyak cicak atau tokek…. di saat orang lain pake hiasan, kamu pake makhluk hidup, tokek sama cicak

  5. Halo mbak Putri, salam kenal. aku follow blogmu tapi baru kali ini komen.
    keren sekali mbak apartmentnya. aku suka deh dari liat layoutnya aja. bisa diterapin di selain apartment juga kali ya. kaya rumah kecil. ngayal dulu ah, sapa tau bisa pakai jasa Casa Lunanta juga 🙂

  6. Wahh desain interiornya bagus juga, jadi minat pake jasa Casa Lunanta juga 🙂
    Klo total biaya (termasuk fee design) seperti ini kena berapa yaa? Supaya ada gambaran..

    Thankyou

  7. Mbak Putri, keren apartemennya.. Kalo boleh tau budgetnya berapa untuk buat seperti itu? thankyou

Trackbacks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: