Tentang Sekolah

Salah satu keunggulan LPDP adalah beragamnya pilihan negara dan kampus yang didukung. Intinya, kita mau sekolah di mana saja dan jurusan apa aja kemungkinan besar dikasih deh. Australia, Inggris, Jerman, Belanda, Italia, Amerika, Jepang, Korea, you name it!

Saya punya alasan sendiri dalam memilih negara tujuan. Amerika terlalu jauh, bukan buat saya tapi buat suami saya yang akan berkunjung kelak. Maklum, saya akan jadi single fighter karena suami tidak bisa mengambil unpaid leave. Inggris, hmm… saya kok agak kurang tertarik ya. Belanda sebenarnya asik, tapi saya cenderung ke Australia. Aussie it is!

Sebelum apply LPDP saya sudah punya LoA (Letter of Acceptance) dari sebuah universitas di Australia tetapi saya agak kurang puas karena sebenarnya  mengincar universitas dan jurusan lain. Apa boleh buat, skor TOEFL saya waktu itu tidak terlalu tinggi jadi saya pasrah apa adanya.

Setelah submit form LPDP saya memutuskan re-take IELTS demi mendaftar ke kampus tujuan. Begitu pengumuman hasil wawancara LPDP keluar di 10 Desember lalu, saya gerak cepat langsung daftar ke dua jurusan: Information Systems Management di University of New South Wales (UNSW) dan Master of Information Systems di University of Melbourne (Unimelb). Seminggu kemudian saya langsung dapat LoA dari UNSW. Kaget, tak menyangka prosesnya secepat itu.

Alasan saya menunggu hasil LPDP baru apply ke UNSW dan Unimelb adalah karena dua kampus itu masing-masing mensyaratkan uang pendaftaran AUD 100 yang akan hangus apapun hasilnya. Kalau saya daftar sejak dulu-dulu dan ternyata tidak lulus LPDP, uang saya hangus AUD 200. Sedangkan kalau saya nunggu hasil LPDP baru daftar, hanya hangus AUD 100 karena LPDP akan mengganti uang pendaftaran atas kampus yang akan dimasuki.

Setelah dapat LoA dari UNSW trus gimana, lega donk? Beluuum, soalnya saya sebenarnya ingin lanjut ke Unimelb. Program yang ditawarkan kedua jurusan itu sebenarnya mirip sih, tapi saya lebih ingin tinggal di Melbourne ketimbang Sydney. Saya nunggu LoA dari Unimelb sampai kurang lebih 2 bulan. Submitnya tanggal 11 Desember 2015, ketrimanya tanggal 19 Februari 2016.

LoA kampus Unimelb didapat, kelar? Belum jugaaa. Soalnya LPDP masih mencatat kampus tujuan lama saya. Kalau mau ganti kampus harus mengajukan permohonan ke Direktur Utama LPDP. Untung saja semua urusan dengan LPDP bisa dilakukan secara online, jadi saya cukup kirim e-mail dengan lampiran surat yang sudah ditandatangani.

Alhamdulillah, hari Selasa tanggal 8 kemarin hampir semua urusan selesai. Permohonan pindah universitas saya disetujui, kontrak beasiswa atas nama saya sudah dikirim dan saya juga sudah mendapat Letter of Sponsorship (LoS) dari LPDP. LoS ini saya gunakan untuk mengkonfirmasi pendaftaran ke Unimelb untuk kemudian penerbitan Confirmation of Enrolment (CoE).

Perjalanan sebenarnya masih panjang. Saya masih harus mendapatkan CoE, mengajukan permohonan visa student saya dan visa visitor untuk suami, mencari akomodasi, buka rekening Commonwealth sampai dengan cari tahu tentang hidup di Melbourne. Paling tidak saya sudah sampai separuhnya lah, Alhamdulillah 🙂

Advertisements

7 Comments to “Tentang Sekolah”

  1. Semoga lancar ya Ning 👍🏼

  2. senengnyaaa!
    eh mba tapi denger2 untuk tahun ini beasiswa LPDP lebih diprioritaskan buat yang dalam negeri daripada luar negeri ya?

  3. Semoga lancar sekolahnya ya Mbak.. 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: