Unimelb Exam

Apa sih menariknya ujian kok sampai dijadikan bahan blog post segala. Pertama: terakhir kali saya menjalani ujian akhir semester itu sekitar 13 tahun yang lalu. Alasan kedua: ini adalah exam pertama saya di sini. Ketiga: yang namanya exam procedure di sini ternyata beda banget dengan di Syracuse University, tempat suami saya sekolah dulu. Lalu yang terakhir dan paling penting: saya lagi kosong ide untuk di-post jadi ya udahlah ya ini aja yang ditulis.

Beberapa minggu lalu saya mendapat notifikasi bahwa jadwal ujian sudah bisa dilihat di akun masing-masing. Sampai dengan saat itu saya masih mengira yang namanya ujian akan dilangsungkan di teater tempat saya kuliah sehari-hari.

img_2424

Begitu saya cek ke akun saya, hmmm.. ada yang mencurigakan nih.

photo680071495836347057

Kok saya nggak kenal ‘Building Name’-nya ya? Trus kenapa di setiap mata kuliah ada kolom ‘Seat No’? Mencurigakan. Kalau ujiannya di teater apa bisa dikasih nomor? Mulai googling-lah saya. Lalu ketemu gambar di bawah ini.

capture3

Astaga, ini serius ujiannya di ruangan begini? Makin terkonfirmasi setelah ada yang gambar di bawah ini, yang menurut caption fotonya adalah suasana dalam ruangan ujian di tahun 1983 vs 2016.

Ternyata lokasi ujian berada di Royal Exhibition Building, semacam JCC-nya Jakarta yang biasa disewa kalau ada acara khusus. REB ini merupakan bagian dari Melbourne museum jadi interiornya artistik, walaupun keindahannya tidak bisa dinikmati selama ujian. Wong lagi nervous mau ujian, mana sempat tengak-tengok ngeliatin ukiran tiang, misalnya.

capture

Berasa kayak EBTANAS atau UMPTN nggak sih? Ngomong-ngomong, dengan menyebut-nyebut ‘EBTANAS’ dan ‘UMPTN’ sebenarnya saya membuka aib umur 😀

Jadi ini dia rangkuman perbedaan ujian di Unimelb versus SU:

  1. Lokasi ujian bukan di ruang kuliah. Nggak ada tuh yang namanya ruang kelas sehari-hari dijadikan tempat ujian. Sementara di SU, ujian dilakukan di ruang kelas, duduknya bebas dan bahkan kadang tidak terlalu diawasi.
  2. Ada nomor kursi khusus.
  3. Seluruh mahasiswa berbagai jurusan dan tingkat dicampur jadi satu. Sebelah kanan dan kirimu bisa saja anak undergrad yang sedang ujian open book, sementara dirimu closed book. *melirik iri*
  4. Waktu! Waktu! Waktu! 15 menit pertama adalah reading time di mana megang pulpen pun diharamkan. Saya kena tegur lho cuma gara-gara pegang pulpen selama reading time. Begitu ujian selesai pun pulpen mendadak jadi benda terlarang. SEMUA alat tulis tidak boleh berada dalam genggaman.
  5. Tidak boleh bawa tas atau tempat pensil ke dalam ruangan. Lho terus pensil ditaruh di mana? Peralatan tulis menulis dan keperluan lain harus dimasukkan dalam plastik dan diletakkan di atas meja. Bahkan jam tangan juga tidak boleh dipakai di tangan, harus dimasukkan ke dalam plastik. Saya sih waktu itu pakai ziplock. Iya, ziplock yang buat wadah makanan itu selama ujian berubah fungsi jadi tempat pensil. Sementara kalau bawa tas harus diletakkan di trunk yang disediakan di luar ruang ujian.

Riweuh ya. Saya kurang tahu sih bagaimana prosedur ujian di universitas lain di Australia. Setiap saya komplain soal kenapa ujian di kampus saya dan kampus suami kok sangat berbeda, tanggapannya santai: “ya jelas ajalah wong kampusmu masuk 50 besar gitu.”

Note: foto diambil dari akun Instagram Unimelb.

Advertisements

4 Comments to “Unimelb Exam”

  1. tertata sangat rapi sekali ruang ujiannya 🙂

  2. Hai mba, salam kenal yah. Itu ujian kuliah kok mirip tes pns di sini ya, hahaha. Mba lagi ambil program master apa doktoral itu?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: