10 Things That Introverts Can Easily Relate

Saya termasuk orang yang nanggung, separuh introvert dan sisanya extrovert. Beda dengan suami yang kadar introvert-nya berlebihan. Beberapa minggu lalu saya dikasih link ini sama Dita, sepupu saya. Kok ya ternyata dari 25 gambar, 10 di antaranya saya banget.

  1. Introvert itu bukan weirdo. Mmm, a lil bit weird maybe.. But we’re not that freak photo 1_zpsyaluwggr.png
  2. Sudut. Tempat yang sepi. Nyender ke dinding. Biasanya di tempat-tempat itulah saya biasa berlindung kalau di tengah kerumunan orang. Selain karena berusaha meminimalisir interaksi dengan sesama, saya juga sadar diri kalau tinggi badan saya ini kadang ngalangin pandangan orang. Kasian kalo ada orang yang sampai ketutupan gara-gara ada saya di depannya, jadi mending minggir aja deh.  photo 9_zpsnev4ajgt.png
  3. Kasih saya buku. Kopi. Internet. Baju rumah. Semua itu udah bikin saya hepi. Apalagi kalo ada suami. Makin hepi aja 😀
     photo 10_zpsz89w772u.png
  4. Biasanya saya semangat kalo ada kesempatan buat ketemu sama orang baru. I truly enjoyed it, but somehow I feel relieved after being back in my cave. I feel refuel. Relaxed. I remember reading statement somewhere.. It is mentioned that being around people drains introvert. This is opposed to extroverts who gain energy in the similar situation. 
     photo 15_zpssrnrbvxv.png
  5. Rumah. Rumah. Rumah. Kasur. Kasur. Kasur. Kaos plus celana pendek. Itu doank sih yang sering dibayangin sama si introvert. Kadang saya begini juga sih, tapi kalo pas lagi sibuk kerja kelompok atau di perpus biasanya trus keasikan n ga sampe begini banget. Intinya: harus ada yang menyibukkan pikiran saya supaya ngga kebayang-bayang pengen di rumah terus.
     photo 17_zpsqu4wxgej.png
  6. Hi hi hi..
     photo 19_zpsufegp8rg.png
  7. Kalo lagi di Jakarta kurang lebih aktivitas saya dan suami ya mirip kayak begini ini. Saya baca buku di kamar sementara suami entah ngapain di ruang TV.
     photo 20_zpsxeil4jtw.png
  8. Mau ngapa-ngapain tapi males ketemu orang? Yeah, sometimes we do.
     photo 22_zpsaamyo5iy.png
  9. Mayday.. Mayday.. My battery is low
     photo 23_zps297y1ilf.png
  10. Muka saya ga sampe sedatar ini sih. Tapi kurang lebih ya beginilah.

 photo 24_zpsdmzubzep.png

Berhubung saya penasaran dengan pendapat ahli soal introvert, saya sempet sengaja pinjem buku perpus yang judulnya Quiet, karya Susan Cain. Despite the high rating in Goodreads and Amazon, I don’t easily relate with the content. Yes, the book is supported by several case studies, but still I’m unimpressed. It felt too dense, conforming its own title: a World that Can’t Stop Talking.

Do you have any great book to recommend? 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: