Depresi

Linkin_park_hybrid_theory

Sedih.

Entah sudah berapa kali list Spotify Linkin Park saya putar selama beberapa hari belakangan. Nostalgia masa kuliah semester pertama saya dengan band ini benar-benar kuat. Sampai sekarang rasanya masih ngga percaya dengan keputusan Chester Bennington buat mengakhiri hidupnya.

Saya merasa nggak berhak buat menghakimi langkah yang diambil. I mean, this is about depression, something I know a little about.  

Kalau yang namanya stres, tertekan, sedih, seperti orang-orang pada umumnya, jelas lah pernah saya alami. Lowest point saya waktu itu ada di usia 13 tahun, sekitar kelas 1 SMP atau setara Year 8 kalo menurut standar sekolah Australia. Beberapa tahun kemudian, di usia 18 tahun, lagi-lagi saya merasa down banget. Tapi Alhamdulillah di kedua kesempatan itu ada Papa dan Mama, jadi saya nggak pernah sampai depresi yang sampai lupa segalanya.

Pun, inner circle saya juga tidak ada yang demikian. Bisa dibilang pertama kalinya saya tahu dan terekspos oleh suicidal person justru dari… sesama awardee LPDP. Suatu malam, pas saya lagi buka Facebook group awardee LPDP tiba-tiba nggak ada angin nggak ada hujan, ada yang posting tentang ceritanya semasa kuliah di Swedia. Berikut petikan yang saya ambil dari blog post yang berjudul Kenapa saya mencoba mengakhiri hidup:

“Saya hampir mengakhiri hidup saya, hanya berselang satu hari setelah wisuda kelulusan master. Tapi dua polisi Swedia datang ke apartemen pagi-pagi sekali. Mereka menggedor pintu dengan amat keras, mencoba mendobrak masuk dan berteriak. Karena takut mereka memaksa masuk, akhirnya saya buka pintu. Kedua polisi tadi lalu menginterogasi saya dan menggeledah apartemen saya. Saya berhasil meyakinkan mereka dengan berbohong, bahwa saya tidak mencoba bunuh diri. Beberapa jam setelah mereka pergi saya menelepon ambulans untuk membawa saya ke rumah sakit, dan saya dirawat di bagian emergensi psikiatri dimana saya diikat selama satu minggu.”

Posting Facebook ini, ngga disangka, banyak direspon positif. By being positive, I mean nobody judge him. Some folks even share their story, struggling with their own battle. By the way, no, I won’t share the detail here due to privacy concern. Tapi secara garis besar bisa dilihat kenapa mahasiswa rentan mengalami hal yang sama. Huge load of assignments, failure, peer pressure, nobody to talk to and other reasons prompted students to have depression. Saya sendiri bahkan sempat ngerasa kesepian lho, seperti yang ditulis setahun yang lalu. Tapi untung terbantu oleh sosok suami yang available 24 jam buat diajak bicara, belum lagi dengan adanya blog ini yang sering saya baca ulang.

Pada intinya, buat yang sedang atau pernah mengalami depresi, sudah saatnya buat mencari bantuan serius. Bisa dari orang terdekat, atau bisa juga mengontak berbagai lembaga yang disebut di blog Liquid Kermit .

Atau ngobrol dengan saya juga boleh kok, walopun mungkin ngga bisa bantu apa-apa, paling nggak saya bisa dengerin, hehehe..

Advertisements

4 Comments to “Depresi”

  1. dua orang artis sudah melakukan suicide tahun ini. Penyebabnya pun hampir sama, depresi. Kemudian saya baca-baca tulisan teman-teman baik di media sosial, grup whatsapp maupun tulisan di WordPress, tentang sekelumit pengalamannya berhadapan dengan depresi. Bercerita kepada orang lain adalah obat manjur untuk meredakan sedikit ketegangan yang diakibatkan depresi, lebih kurang itu yang mereka lakukan saat depresi.

  2. serem emang kalo udah sampe suicidal. untung yang di posting itu masih bisa nyadar untuk manggil ambulance ya.
    gua sejak nonton 13 reasons why tuh jadi serem banget sama remaja2 jaman sekarang. kayaknya anak2 sekarang gak as tough…

  3. Rasa kesepian itu emang yang paling bikin sedih sih 😥

  4. Klo sudah merasa tertekan dan stres sebaiknya mulai refreshing agar tidak depresi. Tapi klo udah merasa depresi dan punya pikiran buat mengakhiri hidup, sebaiknya ke psikolog atau mencari teman untuk mendengarkan kusahnya.pokoknya ngeri klo udah kejadian benar-benar bunuh diri. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: