Melbourne. Setahun.

IMG_1457Ga kerasa bulan ini ternyata saya udah setahun di Melbourne. Gila, time does fly. Boleh diputer ulang lagi ngga? *Maunyaa …

Rasanya baru kemarin mendarat di Melbourne Tullamarine International Airport bareng suami. Baru kemarin saya antri buat daftar dapetin student card trus langsung saya foto berdampingan dengan student dependent card saya.

Selama setahun, apa aja yang udah saya alami? Diurut satu-satu aja kali ya.

Traveling

Obsesi pribadi saya: menginjakkan kaki di semua states dan territory Australia. Di sini ada 6 states: New South Wales (NSW), Queensland (QLD), South Australia (SA), Tasmania (TAS), Victoria (VIC) dan Western Australia (WA).

Selain state, ada lagi yang namanya  territory, yaitu Northern Territory (NT) dan Australian Capital Territory (ACT). Sejauh ini saya baru main ke NSW, QLD, SA, TAS dan VIC tentunya. Masih kurang WA, NT dan ACT.

DSCF2172

Granite Island, SA

Credit photo: Davian 

 

IMG_1905

Granite Island, SA

 

DSCF2166

Granite Island, SA

 

ARYJ9647

Brisbane, QLD

 

IMG_4388

Hobart, TAS

 

IMG_4308

Hobart, TAS

 

YDUS1864

Sydney, NSW

 

IMG_3180

Williamstown, VIC

Long-Distance-Marriage

Bagian ini nih yang paling ngga enak dalam kehidupan di Melbourne. Seandainya bisa, maunya sih saya juga ga pake LDR-an segala. Sampai sekarang kami sama-sama mengusahakan supaya bisa ketemuan langsung tiga bulan sekali. Walopun tiap ketemu ga pernah lama, hanya sekitar empat hari, tapi lumayan deh daripada ngga ketemu sama sekali.

Kira-kira kapan ya pintu ke mana saja-nya Doraemon beneran diciptakan. Jadi nggak akan ada lagi tuh yang namanya pejuang LDR.

Perpustakaan

GIHJ2233

Online group meeting

Tempat favorit saya, mana lagi kalo bukan di perpustakaan. Betah deh saya seharian ngendon di perpustakaan. Biar ga bosen, saya kadang pindah meja, pindah komputer, atau bahkan pindah perpustakaan sekalian. Enak kalo punya kampus yang perpusnya banyak, masing-masing spot bisa dicobain satu-satu.

Sssst.. Temen saya malah ada yang berhasil gaet cowok native buat jadi pacar gara-gara tiap hari ngendon di perpus. Buat yang jomblo, lumayan banget tuh, hihihi.

Refreshing

Apa lagi kalo bukan nari. Sesibuk apapun, sebanyak apapun assignment yang datang, kalo udah diajak latihan nari mah saya langsung hayuk aja.

q

IMG_5076

Kopi

Melbourne ini surganya kopi. Serius deh, kedai kopi enak bertebaran di mana-mana. Mau yang di sekitaran kampus, di tengah kota, suburb atau manapun pasti ada aja kopi yang nikmat. Favorit saya? Flat white di Market Lane, kalo lagi di CBD, atau flat white di House of Cards, kalo lagi di kampus

IMG_5156

House of Cards, salah satu coffee shop di Unimelb

Jadi kalo ditanya, nyesel nggak sekolah lagi? Jelas enggak. Terlalu banyak hal-hal bahagia ketimbang pengalaman yang bikin sengsara, walopun ngga bisa dipungkiri ya ada juga hal nggak enaknya sih. Tapi cerita-cerita sedih cukup dibagi ke suami aja, nggak perlu di-share, hehehe.

Advertisements

5 Comments to “Melbourne. Setahun.”

  1. di perpustakaan selain buat belajar juga ajang buat nyari jodoh ya… hehehe

  2. Ahhh kedai kopi disana emang seru2 bgt yaaa 😻😻

  3. mbaaaa ke Tesselaar Tulip Festival sama Twelve Apostle yuuukk
    *kapan diiiiit, kapaaan?*

  4. Yg penting lebih banyak bahagianya lah ya mbak, tetap semangat ya 😉

  5. Foto-foto di Granite Island-nya kece-kece abis Mbak 😍

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: